Top
Senin, 13 Januari 2025 | Edukasi

Pelangi adalah fenomena alam yang indah dan penuh warna, menjadikannya topik menarik untuk pembelajaran anak usia 4-6 tahun. Dalam tema cuaca, pelangi dapat digunakan untuk mengenalkan konsep warna, sains sederhana, serta keajaiban alam melalui pengalaman yang menyenangkan. Contoh Modul Ajar Mingguan (RPPM) ini dirancang untuk membantu guru PAUD dan TK mengintegrasikan metode deep learning dalam aktivitas belajar selama satu minggu. Modul Ajar PAUD / TK Selengkapnya Ada di Sini  1. Senin: Mengenal Pelangi dan Warnanya Aktivitas pengenalan pelangi: Guru mengajak anak menonton video atau menceritakan dongeng tentang pelangi, seperti legenda atau fabel Diskusi: Guru mengajak anak didik berdiskusi tentang film atau cerita bertema pelangi dan bermain quiz Belajar warna pelangi: Guru menyiapkan kartu yang mewakili warna-warna pelangi untuk mengenalkan warna-warna pelangi (merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu) Mewarnai gambar pelangi: Guru mengajak anak didiknya mewarnai gambar pelangi. 2. Selasa: Eksperimen Pelangi Mengamati langit: Guru mengajak anak ke luar kelas, mengamati langit, dan menjelaskan apa yang terjadi bila sinar matahari mengenai tetesan air yang sedang turun Eksperimen pelangi dengan semprotan air: Anak melakukannya di luar ruangan di bawah sinar matahari Membuat pelangi buatan: Dengan media gelas berisi air yang disinari dengan senter, anak didik diajak mengamati bentuk pelangi di dalam gelas (dengan proses pembiasan). Menyanyikan lagu Pelangi. Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Mengenal Angin, Cuaca - Kurikulum Merdeka Belajar 3. Rabu: Berkreasi Craft Membuat Bentuk Pelangi Mengamati bentuk pelangi: Anak didik menonton film yang menunjukkan bentuk pelangi, lalu mendengarkan penjelasan guru Tebak warna pelangi: Anak didik menebak pertanyaan guru tentang warna pelangi Bermain puzzle: Anak didik menyusun kepingan puzzle dari mainan puzzle berbahan kertas karton (buatan sendiri) Melukis pelangi: Anak didik melukis pelangi menggunakan cat air atau krayon Kolase warna: Anak didik membuat pelangi dari potongan kertas warna-warni, kain flanel, atau bahan daur ulang Pelangi berbahan kertas origami: Anak didik menggunting dan menempel bentuk pelangi, matahari, dan awan. Baca juga: Modul Ajar & RPPH PAUD - TK, Topik : Mengenal Aneka Cuaca, Alam Semesta - Kurmer Usia 4-5 Tahun 4. Kamis: Ayo Berkompetisi tentang Pelangi Melompat ke warna pelangi: Anak didik melompat dari bulatan berbahan kertas berwarna merah menuju warna jingga, dan seterusnya (sesuai urutan warna pelangi) Mengumpulkan bola warna pelangi: Anak didik mengambil bola mulai dari yang berwarna merah (dari kumpulan bola warna-warni), dan memberikannya ke teman satu tim. Lalu, mengambil warna jingga, dan seterusnya (sesuai urutan warna pelangi) Mengambil warna: Guru melemparkan potongan pita berwarna-warni sambil berkata, “Ambil warna merah”. Lalu, anak didik mengambilnya, dan melanjutkannya dengan meminta anak didik mengambil warna pelangi selanjutnya Mencari harta karun: Anak didik mencari potongan kertas berwarna-warni. Bila menemukannya, mereka harus menempelkan di atas kertas agar membentuk pelangi dan sesuai dengan urutan warnanya Bernyanyi lagu Pelangi: Anak didik secara berkelompok menyanyikan lagu Pelangi (bisa dengan gerakan kreasi sendiri). 5. Jumat: Pentas Gerak Lagu Pelangi Melatih lagu Pelangi: Guru melatih anak didik agar bisa menyanyikan lagu Pelangi Mengajarkan gerakan lagu Pelangi: Guru mengajak anak didik belajar gerak lagu Pelangi Membuat dekorasi panggung: Anak membuat dekorasi panggung bertema pelangi bersama guru Pentas gerak lagu Pelangi: Anak bernyanyi lagu pelangi di atas panggung dengan gerak / tarian (bisa mengundang orang tua) Display karya anak: Dalam pentas tersebut, anak didik bersama guru dapat menampilkan aneka karya bertemakan pelangi. Baca juga: Modul Ajar & RPPH PAUD / TK Tema : Perbedaan Musim Hujan dan Kemarau - Anak Usia 2-3 Tahun Aktivitas belajar tentang pelangi memberi pengalaman yang menarik, menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini. Lewat berbagai kegiatan kreatif dan eksplorasi, mereka tidak hanya akan mengenal warna dan fenomena alam, tetapi juga mengembangkan beragam aspek kecerdasan serta keterampilan anak. Dengan pendekatan yang menarik, pelangi menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan keajaiban alam dan keindahan dunia kepada anak-anak. MARBEL Pelajaran TK dan PAUD: Media Bermain Belajar Terlengkap untuk Anak    Sumber referensi: 1. Littlehandslearning.co.uk. (2024). Rainbeforerainbows [1]2. Twinkl.ie. (2024). Rain before rainbow [2]

Jumat, 10 Januari 2025 | Edukasi

Modul ajar mingguan atau RPP Mingguan (RPPM) dengan topik angin untuk PAUD/TK usia 4-6 tahun dirancang untuk memperkenalkan anak-anak pada konsep dasar angin dan cuaca melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan. Selama 5 hari pembelajaran, anak didik akan belajar melalui eksperimen, permainan, dan pengamatan yang akan membuat mereka makin mengenal banyak hal tentang angin. Dapatkan juga: KOLEKSI LENGKAP Modul Ajar sesuai topik pembelajaran   1. Hari ke-1: Apa itu Angin? Kegiatan yang bisa dilakukan dalam pembelajaran tema ini adalah: Mengamati daun ditiup angin: Ajak anak didik keluar kelas atau ke kebun untuk mengamatinya Eksperimen meniup lilin: Nyalakan lilin kecil dan minta anak didik mematikannya dengan meniup. Benda lain yang bisa ditiup adalah potongan kertas, kapas, dan lainnya Balapan mobil tiup: Gunakan mobil mainan ringan dan tiup dengan sedotan untuk menggerakkannya Membuat dan bermain kincir angin: Buat kincir angin sederhana berbahan kertas, lalu biarkan anak-anak berlari untuk melihat kincirnya berputar Baca juga: RPP PAUD Tema Air Udara Api, Subtema Ciri dan Manfaat Udara 2. Hari ke 2: Manfaat Angin Kegiatan yang bisa dilakukan: Menonton video atau mendengarkan cerita: Cerita atau video yang diberikan adalah tentang manfaat angin Meniup biji dandelion: Anak didik meniup biji bunga dandelion dan mengamati bagaimana angin menyebarkannya. Diskusikan bagaimana angin membantu tanaman menyebarkan benih Eksperimen mengurangi panas atau kegerahan: Anak didik diminta berada di depan kipas untuk merasakan sejuknya angin Eksperimen benda terbang: Anak didik memainkan pesawat kertas dan mengamati bagaimana udara membuatnya bisa melayang Memainkan alat musik tiup: Aneka alat musik yang bisa dimainkan misalnya seruling, terompet, dan lainnya. Baca juga:Aktivitas Anak PAUD - TK Belajar Alam Semesta: Mencegah Polusi Udara 3. Hari ke 3: Sumber Angin Contoh aktivitasnya: Menonton video: Video yang ditonton tentang peralatan yang menggunakan angin dan jenis-jenis angin, misalnya angin darat, angin laut, angin gunung, angin lembah, dan lainnya Mengamati sumber angin: Sumber angin yang bisa diamati misalnya kipas angin, AC, dan baling-baling Mewarnai perlengkapan sumber angin: Mewarnai gambar berbentuk kipas angin, AC, kipas (manual), baling-baling helikopter, dan lainnya Bernyanyi: Lagu yang dinyanyikan bertema angin Mendongeng: Bertema kipas angin, baling-baling, dan lainnya. Baca juga:15 Permainan Mudah Belajar Tentang Udara: Untuk PAUD Anak Usia 2-3 Tahun 4. Hari ke 4: Angin dan Cuaca Contoh aktivitasnya: Menonton video: Ajak anak didik mengamati video tentang awan yang bergerak karena ditiup angin dan memengaruhi perubahan cuaca Mengamati perubahan cuaca dengan angin: Ajak anak didik bermain di luar ruangan sambil mengamati bagaimana angin memengaruhi cuaca, seperti membuat daun bergerak atau awan bergerak cepat. Mereka belajar bahwa angin dapat mengubah cuaca, seperti membawa hujan atau membuat udara menjadi lebih sejuk Mengukur kecepatan angin dengan kertas: Anak didik menggunakan kertas yang ditiup angin dan mengamati seberapa cepat kertas bergerak. Anak didik mengenal bahwa semakin kencang angin, semakin cepat perubahan cuaca terjadi, seperti udara yang semakin dingin atau hujan yang mungkin datang Membuat Awan dan hujan dari cotton buds 5. Hari ke 5: Bahaya Angin Kegiatan yang bisa dilakukan, yakni: Menonton video: Anak didik menonton video penyebab badai dan cara mencegahnya (misalnya dengan menanam pepohonan) Mengamati kipas angin: Hidupkan kipas angin dan biarkan anak didik melihat benda-benda beterbangan karena tertiup angin Menciptakan badai (hujan lebat) lautan dengan angin dan air: Hidupkan kipas angin, dan mintalah anak didik menuangkan air di depan kipas angin Mengenal mitigasi bencana angin topan: Anak didik diberi penjelasan tentang sikap yang baik saat badai Bermain peran evakuasi: Anak didik bermain evakuasi dengan mengikuti rute evakuasi yang telah disiapkan di sebuah ruangan untuk belajar tentang safe zone dan cara melindungi diri ketika ada badai. Baca juga: Cara MUDAH MENGENALKAN Anak tentang Gempa MEGATHRUST | Edukasi Si Kecil agar Waspada Bencana Alam Pastikan anak diberi kegiatan pembuka yang menarik dan menyenangkan, untuk memantik fokus dan semangat mereka, misalnya dengan mengajak anak bernyanyi, mendengarkan cerita, dan kegiatan seru lainnya. Sedangkan, sebagai kegiatan penutup, anak didik bisa diajak berdiskusi, berefleksi, dan melakukan kegiatan yang membuat mereka lebih dalam saat memahami materi. Dengan mengikuti serangkaian kegiatan di atas, semoga anak didik makin memahami banyak hal tentang angin, juga manfaat dari pembelajaran yang baru saja diikuti dalam keseharian. Selamat belajar dan mengajar! Jadikan RIRI (Cerita Anak Interaktif) sebagai media pembangun karakter Si Kecil    Sumber referensi:1. Freepik.com. (2024). Cute little boy having fun playground [1]  2. Kidssoup.com. (2024). Wind and air activities crafts games and printables [2] 3. Kidescience.com. (2024). Easy science air experiments for kids [3]

Kamis, 09 Januari 2025 | Edukasi

Modul Ajar Mingguan dengan topik Mengenal Musim Hujan ini bisa menjadi panduan dalam mengajar anak didik PAUD usia TK atau 4-6 tahun. Ada 5 hari pembelajaran di mana masing-masing telah dibagi menjadi beberapa sub topik. Tujuan pembelajaran ini, agar anak mengenal ciri-ciri musim hujan, memahami manfaat dan dampaknya, mengenal perlengkapan yang digunakan saat musim hujan, serta menjaga kesehatan selama musim hujan. Berikut ini sub-topik pembelajarannya: Baca juga contoh Modul Ajar PAUD lainnya dengan klik di sini Hari ke 1: Mengenal musim hujan A. Aktivitas pembuka Anak didik bernyanyi lagu "Tik Tik Tik Bunyi Hujan," menonton video tentang musim hujan untuk mengenal ciri-cirinya, lalu berdiskusi secara interaktif tentang kegiatan tersebut. B. Aktivitas pokok Anak didik melakukan kegiatan berikut ini (bisa dipilih): Menggunakan kartu bergambar: Guru mengajar dengan kartu bergambar hujan deras, langit mendung, dan angin kencang Mengajak nonton video atau animasi: Guru memutarkan video pendek tentang kondisi saat hujan, mulai hujan rintik, hujan deras, dan hujan badai Eksperimen awan hujan: Guru mengajak anak didik menggunakan kapas (sebagai awan) dan air untuk menunjukkan bagaimana awan menjadi berat dan menurunkan hujan Membuat lukisan hujan: Anak didik menciptakan efek hujan dengan cat air dan sikat, memvisualisasikan hujan secara artistik. C. Aktivitas penutup Guru menanyakan pengalaman anak didik saat musim hujan, dan anak didik melakukan refleksi tentang apa yang telah dipelajari, mendapatkan penugasan untuk mengamati suasana hujan dan membagikan pengalamannya esok hari, kemudian menutup kegiatan dengan doa bersama. Baca juga: 15 Permainan Anak Usia 5-6 Tahun Saat Cuaca Hujan: Liburan Jadi Makin Menyenangkan Hari ke 2: Proses terjadinya hujan: Apa itu daur air? A. Aktivitas pembukaGuru mengajak anak didik bernyanyi lagu tentang daur air, mengisahkan cerita singkat atau dongeng tentang proses terjadinya hujan dengan video animasi dan mendiskusikannya. B. Aktivitas pokokAnak didik melakukan kegiatan berikut ini (bisa dipilih): Percobaan proses penguapan: Dengan meletakkan air hangat di wadah terbuka dan menaruh kaca di atasnya, untuk mengamati proses penguapan. Mewarnai daur air dan menuliskan nomor (sesuai urutannya) Bermain peran: Anak-anak didik bermain peran sebagai matahari, air, dan awan untuk menggambarkan proses terjadinya hujan. C. Aktivitas penutupAnak didik berdiskusi tentang apa yang telah dipelajari, berbagi pengalaman selama kegiatan, dan menutup dengan berdoa bersama sebagai bentuk ungkapan syukur. Baca juga:Ragam Eksperimen dan Craft untuk Belajar Topik Hujan: Sesuai Kurmer PAUD / TK 2023 Hari ke 3: Pengaruh dan manfaat musim hujan A. Aktivitas pembuka Anak didik menjawab pertanyaan tentang ciri-ciri hujan, berbagi pengetahuan dari pertemuan sebelumnya, dan menonton video tentang manfaat musim hujan, seperti kesuburan tanah, udara segar, dan tercukupinya sumber air. B. Aktivitas pokok Anak didik melakukan kegiatan berikut ini (bisa dipilih): Mendengarkan penjelasan dari guru tentang manfaat musim hujan dalam kehidupan sehari-hari (sesuai pengalaman guru atau siswa) Praktik cara yang benar menyiram tanaman Menonton video tentang waduk dan membuat waduk sendiri berbahan tanah liat dan botol bekas (yang dipotong). Wadah tersebut nantinya akan diisi air, agar terlihat menggenang) Menggambar bentuk sungai dan danau sebagai tempat alami untuk menampung air hujan Praktik menyiram lingkungan sekitar dan mendiskusikan dampaknya. C. Aktivitas penutup Guru menanyakan pengalaman pembelajaran, anak didik melakukan refleksi tentang apa yang telah dipelajari, mendapatkan penugasan seperti menyiram tanaman, dan menutup kegiatan dengan berdoa bersama. Hari ke 4: Mengenal perlengkapan yang digunakan saat musim hujan A. Aktivitas pembukaAnak didik berdiskusi tentang perlengkapan yang digunakan saat hujan, menonton video tentang anak yang memakai jas hujan, dan diikuti dengan menunjukkan contoh payung, jas hujan, dan sepatu bot. B. Aktivitas pokokAnak didik melakukan kegiatan berikut ini (bisa dipilih): Lomba mencari perlengkapan musim hujan: Anak didik bisa melakukannya di dalam maupun di luar kelas. Menggambar / mewarnai payung atas jas hujan favorit Menghias payung Bermain peran: Anak didik mengajari temannya untuk mengenakan jas hujan dan sepatu bot, serta memberi nasihat agar aman saat hujan turun Membuat payung dari kertas: Bahan utamanya adalah kertas warna dan stik es krim Bermain puzzle. C. Aktivitas penutupDilakukan dengan berdiskusi mengenai perlengkapan yang telah dipelajari, dan mengajak anak menceritakan kembali pengalaman mereka selama kegiatan. Baca juga: Kegiatan Bermain & Belajar MAKANAN & MINUMAN di MUSIM HUJAN bersama Ayah Bunda | Agar Anak PAUD 4-5 Tahun tetap SEHAT Hari ke 5: Tetap sehat di musim hujan A. Aktivitas embukaAnak didik mendengarkan atau menonton video tentang anak yang sakit karena kehujanan, mengajak berdiskusi tentang video tersebut, dan menanyakan cara agar tetap sehat di musim hujan. B. Aktivitas pokokAnak didik melakukan kegiatan berikut ini (bisa dipilih): Mendengarkan penjelasan guru tentang pentingnya menjaga kebersihan, makan makanan bergizi, dan menggunakan perlengkapan hujan Membuat prakarya: kalender cek kesehatan sederhana (misalnya checklist minum vitamindan memakai jas hujan). Praktik mencuci tangan dan kaki, serta minum minuman hangat Melakukan senam sehat dan menjelaskan kepada anak didik manfaat olahraga Mewarnai gambar peralatan yang dibutuhkan saat musim hujan. C. Aktivitas penutup Anak didik berdiskusi tentang apa yang telah mereka pelajari, berbagi cara mereka menjaga kesehatan selama musim hujan, dan menutup kegiatan dengan berdoa bersama untuk kesehatan dan keselamatan. Semoga modul ajar ini bisa membuat anak didik lebih memahami banyak hal tentang musim hujan dengan cara yang menyenangkan, serta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat, untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama musim hujan. Kembangkan karakter si Kecil bersama RIRI (Cerita Anak Interaktif   Sumber referensi:1. Freepik.com. (2024). Cute kid plaiyng rainy day [1]  

Selasa, 05 November 2024 | Edukasi

Pelangi adalah fenomena alam yang penuh warna dan menarik bagi anak-anak. Contoh Modul Ajar Harian / RPPH ini bertujuan membantu guru PAUD / TK dalam memperkenalkan pelangi kepada anak usia 4-6 tahun dengan cara yang variatif dan fun. Modul ajar ini secara khusus bisa dimanfaatkan sebagai panduan guru dalam mengenalkan warna-warni pelangi dan proses terjadinya / terbentuknya pelangi. Artikel Terkait:- Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Warna Pelangi, Fenomena Alam, Cuaca - Kurmer 2023 - 17 Permainan Anak Usia 4 Tahun untuk Belajar tentang Pelangi. Mudah dan Praktis! A. Informasi Umum Semester : 1 Kelompok usia PAUD : 4-6 Tahun Topik : Fenomena Alam Sub Topik: Mengenal Pelangi LKA PAUD dari Educa Studio: Bagus untuk Perkembangan Kognitif dan Keterampilan Si Kecil B. Tujuan Pembelajaran Anak didik mampu menyebutkan warna-warni pelangi. Anak didik mampu menjawab pertanyaan tentang proses terbentuknya pelabgi. Ajak Anak Bermain MARBEL TK DAN PAUD: Membantu Kembangkan Aneka Keterampilan Dasar PAUD C. Kegiatan Harian 1. SOP Pembiasaan Rutin Harian Pada bagian ini anak didik diajak untuk melakukan SOP pembiasaan rutin harian. Anak didik diajak menyanyikan lagu pembuka kelas sebagai apersepsi, misalnya dengan menonton video animasi berjudul “Pelangi” dan menyanyikannya. 2. Kegiatan Pembuka Siswa berdiskusi bersama tentang film yang baru saja ditonton dengan menjawab pertanyaan: Apa saja warna-warna pelangi? Dimana pelangi biasa terlihat? Bagaimana pelangi terbentuk? Anak didik menonton video tentang proses terjadinya pelangi. Anak didik mendiskusikan tentang proses terjadinya pelangi. 3. Kegiatan Inti sesuai Kurikulum Merdeka Anak didik membuat karya kreatif dan melakukan aneka aktivitas agar semakin mengenal banyak hal tentang pelangi. A). Kegiatan Bermain Menyusun Warna Pelangi- Anak didik menyusun potongan kertas atau balok dengan warna-warna yang ada pada pelangi dari warna merah hingga ungu. Bermain Puzzle Pelangi- Anak didik menyusun kepingan puzzle berbentuk pelangi. Lompat Warna Pelangi- Tempelkan kertas-kertas warna dengan warna pelangi.- Anak didik melompat dari kertas warna merah, jingga, kuning, dan seterusnya (sampai ungu). Mencari Benda dengan Warna Pelangi- Anak didik mencari benda dengan aneka warna. Siswa harus mengumpulkannya secara berurutan seperti warna-warna pelangi. Baca juga: Ragam Eksperimen dan Craft untuk Belajar Topik Hujan: Sesuai Kurmer PAUD / TK B). Kegiatan Kerajinan Tangan Menghias Tas dengan Motif Pelangi- Guru menyiapkan pita dengan warna-warna pelangi dan sebuah tas (atau benda kerajinan lainnya).- Anak didik menempelkan pita pada tas dengan urutan warna pelangi yang benar. Mewarnai Gambar Pelangi- Anak didik mewarnai gambar pelangi dengan warna yang tepat. Membuat Pelangi dari Kertas Transparan- Anak didik dapat memotong kertas transparan berwarna sesuai urutan warna pelangi dan menempelkannya pada kertas karton.- Anak didik bisa menghiasinya dengan menempelkan bentuk matahari dan beberapa awan. Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Cuaca Hujan, Alam Semesta - Kurikulum Merdeka Belajar C). Kegiatan Praktik Gerak Lagu- Anak didik menyanyikan lagu tentang pelangi dan menari sesuai dengan syair serta iringan lagu atau musik. Melakukan Story Telling- Anak didik bercerita sebuah dongeng pendek tentang pelangi. Berikut ini adalah salah satu contohnya:Pada suatu hari, setelah hujan turun di siang hari, sinar matahari bersinar terang.Anak-anak bermain di luar rumah dan menyaksikan hal ajaib.“Wow.. Indah sekali! Pelangi punya tujuh warna! Merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.”Anak-anak berlari dan melompat sambil menyebutkan setiap warna dengan gembira.Pelangi muncul di siang hari saat sinar matahari bertemu tetesan air hujan.Betapa indahnya ciptaan Tuhan ini. Eksperimen Air dan Cahaya- Anak didik mengarahkan senter ke arah gelas yang berisi air bening dengan latar belakang tembok putih. Maka akan tampak warna-warni pelangi. Mengamati Semprotan Air di Siang Hari- Di luar kelas, misalnya di kebun, semprotkan air ke arah sinar matahari.- Anak didik mengamati air yang disemprotkan. Maka, akan tampak warna-warni pelangi. Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Mengenal Angin, Cuaca - Kurikulum Merdeka Belajar D. Kegiatan Refleksi / Penutup Anak didik diajak untuk melakukan kegiatan: Menjawab pertanyaan guru tentang apa saja yang kegiatan yang dilakukan hari ini. Menceritakan perasaan mereka saat belajar dan setelah melakukan aneka kegiatan. Anak didik mendapatkan penugasan yang bisa dilakukan bersama orang tua, misalnya: Menonton video animasi tentang proses terjadinya pelangi. Bernyanyi bersama lagu tentang pelangi. Menonton video dongeng tentang pelangi. Mewarnai gambar pelangi. Semoga bermanfaat! Sumber Referensi: 1. Splashlearn.com. (2023). Rainbow crafts for kids [1] 2. Ohheyletsplay.com. (2023). Rainbow activities for toddlers amp preschoolers [2]

Senin, 11 November 2024 | Edukasi

Modul Ajar Mingguan PAUD / TK adalah panduan pembelajaran selama 1 minggu atau 5 hari pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru pendidik anak usia dini. Contoh Modul ajar belajar tentang hujan ini mengajak anak didik untuk menjelajahi banyak hal tentang hujan dengan cara kreatif, interaktif, dan menyenangkan. Variasi kegiatan dalam pembelajaran ini adalah bermain, membuat seni kerajinan tangan, dan melakukan kegiatan praktik untuk memahami tentang proses terjadinya hujan, dampaknya bagi lingkungan, dan banyak hal lain seputar hujan. Artikel Terkait:Ragam Eksperimen dan Craft untuk Belajar Topik Hujan: Sesuai Kurmer PAUD / TK 2023Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Cuaca Hujan, Alam Semesta - Kurikulum Merdeka Belajar Modul Ajar Mingguan Topik: Alamku, Mengenal Musim / Cuaca Sub Topik: Belajar Musim Hujan Waktu Belajar: 5 Hari Pembelajaran Hari 1: Mengenal Hujan Anak didik menonton video tentang proses terjadinya hujan. Anak didik berdiskusi tentang video proses terjadinya hujan Anak didik membuat media presentasi tentang siklus air / proses terjadinya hujan dengan bahan kertas manila (sebagai bahan dasar), kertas warna (bahan pembuat bentuk matahari, daratan, perairan, kapas (sebagai bahan pembuat awan), dan Anak didik bercerita tentang proses terjadinya hujan dengan media presentasi yang telah dibuat. KABI: Membantu Kembangkan Karakter Islami Anak Indonesia Hari 2: Bermain Peran tentang Hujan Anak didik bernyanyi lagu tentang hujan. Anak didik menonton dongeng tentang hujan atau mendengarkan cerita tentang hujan. Berikut ini adalah salah satu contoh dongeng pendek tentang hujan berjudul “Hujan Membawa Kebahagiaan”. Berikut ini adalah kisahnya:Suatu hari, di sebuah desa kecil, awan hitam berkumpul di langit dan mulai menangis. Hujan turun deras, dan semua hewan merasa gembira karena tanah yang kering menjadi basah kembali.Si Kucing berlari keluar untuk bermain di genangan air, sementara Si Katak berenang-renang senang. Si Kelinci melompat-lompat gembira di bawah pelangi yang muncul setelah hujan reda.Sang Mentari bersinar terang. Semua hewan bersyukur kepada Tuhan menikmati segarnya udara dan indahnya pemandangan.' Anak didik membuat topeng dari bahan piring kertas dan kertas manila untuk memerankan aneka karakter sesuai cerita. Anak didik bermain peran sesuai dengan cerita berjudul “Hujan Membawa Kebahagiaan” yang dibacakan oleh guru dengan iringan musik dan suara latar hujan rintik-rintik. Hari 3: Gerak Lagu tentang Hujan Anak didik bernyanyi lagu tentang hujan dengan iringan musik, sambil menonton video gerak lagu. Anak didik mempraktikkan gerak lagu dari video lagu tersebut. Anak didik membuat latar belakang (background) dengan bahan kertas manila (bisa terbuat dari 4 kertas manila putih besar yang disambung-sambung, untuk pementasan gerak lagu. Beberapa hiasan yang bisa dibuat berbentuk matahari, pelangi, aneka hewan, aneka tumbuhan, dan lainnya, dengan suasana gembira. Anak didik melakukan pementasan gerak lagu tentang hujan. Anak didik melakukan kegiatan refleksi tentang kegiatan yang dilakukan. Hari 4: Bermain Mitigasi Bencana Banjir Bermain Simulasi Evakuasi- Anak didik terlibat dalam dalam permainan simulasi evakuasi saat banjir. Anak didik belajar mengenali jalur evakuasi yang aman dengan media peta atau denah. - Guru menjelaskan kepada anak didik tentang pentingnya bekerja sama dalam situasi darurat. Membuat Poster Peringatan Banjir- Anak didik untuk menggambar atau membuat poster tentang tanda-tanda bahaya banjir dan cara tetap aman. Beberapa kata-kata menarik dalam poster:Waspada BanjirKeselamatan Jiwa yang Utama"Tetap Tenang dan Ikuti Arahan Saat MengungsiSimpan Barang Berharga di Tempat TinggiIkuti Jalur Evakuasi yang AmanJaga Kebersihan Sungai dan Lingkungan LKPD PAUD / TK Gratis: Lembar Kerjanya Variatif dan Mudah Dikerjakan Anak Hari 5: Makanan dan Minuman Sehat di Musim Hujan Anak didik menonton video tentang aneka makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi saat musim hujan. Anak didik dan guru (bisa mengajak orang tua) membuat aneka makanan dan minuman yang menyehatkan di musim hujan. Segala peralatan dan perlengkapan bisa meminta bantuan orang tua siswa. Aneka minuman yang biasa dinikmati di musim hujan, misalnya bajigur, wedang jahe, dan lainnya. Aneka minuman yang biasa dinikmati di musim hujan, misalnya mie rebus, pis kpyor hangat, capcay, dan lainnya. Baca juga: Kegiatan Bermain & Belajar MAKANAN & MINUMAN di MUSIM HUJAN bersama Ayah Bunda | Agar Anak PAUD 4-5 Tahun tetap SEHAT Sumber Referensi: 1. Getthekidsoutside.com. (2023). Rainy day outdoor activities for kids [1] 2. Medhaam.com. (2023). Rain activities for preschoolers [2]

Kamis, 19 September 2024 | Edukasi

Modul topik Alam dan Cuaca dan sub topik Tetap Sehat di Musim Hujan ini bisa menjadi panduan bagi guru PAUD yang mengajar anak usia TK 4-5 tahun. Akhir-akhir ini banyak anak hingga orang dewasa yang mengalami gejala penyakit flu. Apa penyebabnya? Bagaimana cara agar tubuh tetap sehat di musim hujan, yang diperkirakan akan terjadi di bulan Oktober 2024 ini? Dapatkan LKA GRATIS: Ajak Si Kecil Bermain Belajar dengan Kegiatan Kreatif Modul ajar ini akan membantu guru PAUD / TK agar mampu memberikan edukasi kepada anak-anak didiknya, sehingga mereka tetap sehat di kala musim hujan. A. Informasi Umum Semester : 1 Kelompok usia PAUD : 3-4 Tahun Topik : Alam dan Cuaca Sub Topik: Tetap Sehat di Musim Hujan Artikel Terkait: - Modul Ajar & RPPH PAUD / TK Tema : Perbedaan Musim Hujan dan Kemarau - Anak Usia 2-3 Tahun - Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Cuaca Hujan, Alam Semesta - Kurikulum Merdeka Belajar B. Tujuan Pembelajaran Anak didik mengenal ciri musim hujan. Anak didik semakin memahami tentang cara agar tubuh tetap sehat di kala musim hujan. C. Deskripsi Kegiatan Dalam pembelajaran ini, anak didik akan melakukan aneka kegiatan menarik, seperti bermain peran, menonton video dongeng, membuat kerajinan tangan, dan lainnya, agar semakin mengenal ciri musim hujan dan cara menjaga kesehatan di kala musim penghujan. RIRI (Cerita Anak Interaktif): Koleksi Dongeng Anak Edukatif dan Ramah Anak, DIJAMIN D. Kegiatan Harian 1. SOP Pembiasaan Rutin Harian Pada bagian ini anak didik diajak untuk melakukan SOP pembiasaan rutin harian dan pemeriksaan kesehatan tubuh. Siswa diajak menyanyikan lagu pembuka kelas sebagai apersepsi, misalnya dengan bernyanyi lagu “Tik Tik Tik Bunyi Hujan” atau membaca puisi tentang manfaat imunisasi, misalnya: Musim hujan datang membasahi bumi,Bersiaplah kita, jaga diri, tetap bersih.Gunakan payung, jaket, rajin cuci tangan,Sehat dan ceria di musim hujan telah datang! Setelah itu, ajak anak didik berdiskusi secara interaktif. 2. Kegiatan Pembuka Siswa berdiskusi bersama tentang syair lagu yang dinyanyikan dengan menjawab pertanyaan: Lagu / syair tadi tentang apa? Apa ciri musim hujan? Apa yang perlu kita siapkan saat musim hujan? Makanan apa yang perlu kita hindari saat musim hujan? Baca juga: 15 Permainan Anak Usia 5-6 Tahun Saat Cuaca Hujan: Liburan Jadi Makin Menyenangkan 3. Kegiatan Inti sesuai Kurikulum Merdeka Siswa membuat karya kreatif dan melakukan aneka aktivitas yang berhubungan dengan musim hujan dan cara menjaga tubuh tetap sehat saat musim penghujan tiba, misalnya: 1). Menonton Video Dongeng “Frozo Si Katak Usil” Dongen dalam video ini mengambil latar di sebuah hutan di suatu musim penghujan. Setelah menonton video animasi ini, anak didik bisa diajak untuk berdiskusi tentang ciri-ciri musim hujan seperti yang terlihat dalam animasinya. Setelah itu, anak didik bisa diajak untuk mewarnai gambar bertema seekor katak yang sedang bergembira saat musim hujan tiba. 2). Membuat Craft Kertas Origami Berbentuk Payung Kreasi ini dibuat dengan bahan kertas origami, stik es krim, lem, kertas HVS, dan pensil warna atau spidol warna-warni. Pertama-tama, ajak anak didik membuat bentuk payung dari bahan kerta origami dan gagangnya terbuat dari stik es krim. Lalu, tempelkan di atas kertas HVS. Setelah itu, mintalah anak didik menghiasinya, misalnya dengan menggambar seorang anak yang berlindung di bawah payung, dan susana di musim penghujan. Setelah anak didik menyelesaikan karya ini, mintalah ia untuk mempresentasikannya di depan kelas. Baca juga:Ragam Eksperimen dan Craft untuk Belajar Topik Hujan: Sesuai Kurmer PAUD / TK 2023 3). Bermain Eksperimen Hujan Sederhana dan Melatih Sensori Siapkan kapas dan air di dalam sebuah wadah. Jelaskan kepada anak didik tentang kapas yang diumpamakan sebagai awan yang dapat menampung air hujan. Lalu, basahilah kapas dengan air dan peraslah kapas basah tersebut. Mintalah anak didik merasakan sensasi rasa dingin tetesan saat air menetes di permukaan kulit tangannya. Ia akan merasakan sensasi rasa dingin karena tetesan air. Jelaskan kepada anak didik, bahwa tetesan air hujan yang banyak dan bila mengenai tubuh, bisa menyebabkan tubuh menjadi demam. Maka, penting juga dijelaskan untuk mengenakan jas hujan bila pergi ke luar rumah, makan makanan yang hangat dan bergizi, dan bermain di dalam rumah agar badan tetap sehat. Baca juga:Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Mengenal Angin, Cuaca - Kurikulum Merdeka Belajar 4). Bermain Berjalan Aman Saat Hujan Permainan ini bisa dilakukan di dalam ruangan. Siapkan sebuah karpet atau matras, lalu taburi dengan kapas di sekitar karpet. Tugas anak didik adalah berjalan di atas karpet tanpa diperbolehkan menginjak kapas yang mewakili “tetesan air hujan di atas tanah”. Anak didik akan berjalan di atas karpet dengan hati-hati agar tidak “basah”. Agar makin seru, anak didik bisa sambil menggunakan payung atau mengenakan jas hujan. Permainan ini bisa dilakukan dengan sistem kompetisi, dimana siapa yang bisa mencapai garis finish dalam waktu tercepat tanpa terkena “air hujan” akan menjadi pemenangnya. 4. Kegiatan Refleksi / Penutup Anak didik diajak untuk melakukan kegiatan: Menjawab pertanyaan guru tentang apa saja yang kegiatan yang dilakukan hari ini. Menceritakan perasaan mereka saat belajar dan setelah melakukan aneka kegiatan. Anak didik mendapatkan penugasan yang bisa dilakukan bersama orang tua, misalnya: bernyanyi lagu “Hujan” atau mendiskusikan animasi kisah telada nabi atau KABI berjudul Nabi Nuh A.S. Semoga bermanfaat! Sumber Referensi: 1. Pacehospital.com. (2023). Preventive measures monsoon health tips to keep your children healthy [1] 2. Continentalhospitals.com. (2023). Protecting your kids from common illnesses during rainy season [2]